Skip to main content

Cara membuat Perkedel Tahu agar tidak hancur

La Dina

Perkedel Tahu



Untuk makanan sekelas rumahan, tidak jarang ditemukan lauk pauk seperti tahu atau teman makan lainnya yakni perkedel.

Mudah didapat dan cara membuatnya yang menjadikan tahu dan perkedel selalu mudah dijumpai di rumah-rumah apalagi yang bertempat tinggal di perkampungan.

Teruntuk tahu, biasanya diolah dengan cara digoreng atau dibacem. Adapun perkedel, sama saja yaitu digoreng. Hanya saja, perkedel memiliki isian yang bervariasi. Isian yang paling umum adalah jagung.
Apa jadinya, jika perkedel dan tahu menjadi satu makanan? Bisa mendapat sensasi yang berbeda saat menjadi teman makan. Lalu? Bagaimana cara membuat perkedel tahu ini? Seperti biasa, siapkan terlebih dahulu bahan-bahannya.

Bahan-bahan:

  1. 2 buah tahu ukuran sedang yang sudah disimpan semalaman di lemari pendingin.
  2. 3 tangkai seledri yang sudah dirajang halus. (Rajang halus maksudnya, sudah diiris kecil-kecil)
  3. 2 butir telur
  4. 1 buah wortel
  5. Cabai secukupnya yang sudah dirajang halus. (bisa pakai, bisa juga tidak. Tergantung selera masing-masing)
  6. Garam dan kaldu bubuk secukupnya.

Ada bahan tambahan yakni bahan-bahan halus yang berfungsi sebagai penguat rasa.

Bahan halus:

  1. 6 bawang merah
  2. 3 siung bawang putih
  3. ¼ sendok teh merica bubuk.
Saat bahan-bahan sudah terkumpul, langsung masuk ke cara pembuatan.

Langkah-langkah:

  1. Hancurkan tahu terlebih dahulu dengan garpu atau sendok. Bila tahu sudah hancur semua, tambahkan bahan bumbu halus, agar semua bahan bumbu halus meresap sempurna pada tahu yang telah hancur.
  2. Saat bumbu halus sudah masuk, aduk rata hingga tercampur semua kemudian diamkan sekitar 3 menit.
  3. Langkah selanjutnya, masukkan telur, aduk rata dan koreksi rasanya terlebih dahulu, sebelum mengambil keputusan untuk menggoreng semua. Lantas, bagaimana cara untuk mengoreksi rasa? Yakni dengan cara menggoreng sedikit adonan terlebih dahulu. Kalau rasanya sudah enak dan sesuai selera, barulah digoreng semua.
  4. Sebelum menggoreng bentuk terlebih dahulu adonan. Untuk bentuk, sesuai keinginan saja. Mau bentuk apa. Namun, disarankan untuk membentuk adonan bulat pipih, agar kandungan minyak cepat keluar.
  5. Setelah adonan terbentuk, barulah digoreng hingga sedikit kecoklatan dengan api kecil.

Selamat mencoba!
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar