Skip to main content

Resep Bada Reuteuk Khas Aceh, Kue Kering yang Mulai Menghilang dari Peradaban

Nahdia Qurrota A'yun

Resep Bada Reuteuk Khas Aceh


Kue kering adalah makanan yang paling cocok dinikmati saat bersantai sembari meneguk secangkir kopi. 

Nastar, Kastengel dan Semprit adalah nama-nama yang sangat familiar di telinga masyarakat. Pasalnya, mereka selalu hadir dalam sajian Lebaran.

Tapi, pernahkah kamu mendengar Bada Reuteuk? Ia juga termasuk golongan kue kering, loh! Tepatnya berasal dari Kota Serambi Mekkah. 
Kudapan ini memang terbilang cukup langka sekarang. Sebab, sudah tidak ada generasi muda yang melestarikan resep Bada Reuteuk khas Aceh lagi. Sayang sekali, ya?

Tentang Bada Reuteuk
Aceh memiliki beragam kuliner yang patut dicoba. Baik berupa makanan berat maupun camilan berbentuk kue yang kerap disajikan untuk para tamu. 

Nah, salah satu kue yang tidak pernah absen di meja jamuan mereka adalah Bada Reuteuk. Namun, itu dulu. Kini, kue tersebut sudah mulai punah.

Hal itu dikarenakan tidak ada usaha untuk mengenalkan Bada Reuteuk ke publik. Bahkan, referensi pembuatannya juga amat sedikit. 

Mungkin hanya orang-orang tua yang tinggal di pedesaan saja yang tahu. Pengolahannya sendiri pun tidak sesimple kue-kue di jaman sekarang.
 

Padahal, kue yang konon jadi camilan para raja tersebut rasanya tidak kalah lezat dari cookies-cookies modern. Campuran bahan-bahan yang ada dalam resep Bada Reuteuk khas Aceh menghasilkan kudapan yang gurih dan sedikit manis.
 
Resep Bada Reuteuk Khas Aceh


Ingin belajar membuat Bada Reuteuk? Pastikan kamu mengikuti langkah-langkah berikut:

Bahan-bahan

  1. 1 kilogram kacang hijau,
  2. 1 kilogram manisan tebu,
  3. 1 kilogram tepung beras,
  4. 1 butir telur,
  5. Garam dapur secukupnya dan
  6. Air putih secukupnya.

Cara Membuat

  1. Pertama, gongseng kacang hijau yang sudah bersih. Sesudah itu, tumbuk hingga halus. Sisihkan.
  2. Kedua, masukkan tepung beras dan telur ayam ke dalam wadah. Aduk sambil diberi garam dan air sedikit demi sedikit hingga mengental. Sisihkan.
  3. Ketiga, rebus manisan tebu selama beberapa menit. Setelahnya, angkat dan campur dengan kacang hijau yang sudah ditumbuk halus. Aduk merata.
  4. Kemudian, giling campuran tadi sampai ketebalannya mencapai ½ atau 1 cm. Lalu, potong-potong menyerupai wajik.
  5. Selanjutnya, masukkan potongan tersebut ke dalam adonan tepung. Aduk-aduk sampai berselimut tepung.
  6. Berikutnya, goreng adonan hingga berubah warna menjadi kekuningan. Angkat dan tiriskan.

Jika tidak ada kacang hijau, kamu bisa menggantinya dengan kacang merah atau sagu. Begitu pun dengan manisan tebu yang dapat diganti dengan manisan nira.

Tidak ada salahnya, bukan, untuk mengenalkan kembali hidangan khas Nusantara yang menjadi favorit di jaman nenek moyang kita? 

Meskipun bukan berasal dari daerahmu, resep Bada Reuteuk khas Aceh bisa dijadikan alternatif sajian Lebaran jika bosan dengan kue-kue yang biasa disuguhkan.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar