Lompat ke konten
Home » Resep » Recipe Schema » Nastar 1 kg ala Rumahan yang Bikin Selera Terpuaskan

Nastar 1 kg ala Rumahan yang Bikin Selera Terpuaskan

Nastar 1 kg ala Rumahan (1)

Nastar 1 kg ala Rumahan

Siapa sih yang tidak kenal dengan nastar? Kue kering yang satu ini memang sudah menjadi salah satu camilan wajib di berbagai acara, terutama saat Lebaran. Namun, tahukah kamu bahwa kamu bisa membuat nastar sendiri di rumah? Yup, dengan resep nastar 1 kg ala rumahan, kamu bisa menyajikan kudapan lezat ini kapan saja. Bukan hanya lebih hemat, kamu juga bisa menyesuaikan rasa sesuai dengan selera. Penasaran bagaimana cara membuatnya? Simak artikel ini sampai tuntas!

Rahasia Adonan Nastar yang Lembut dan Renyah

Membuat nastar memang terlihat mudah, tapi ada beberapa trik agar hasilnya bisa sempurna. Salah satunya adalah memperhatikan adonan. Adonan yang pas akan menghasilkan tekstur nastar yang lembut di dalam, tapi tetap renyah di luar. Nah, apa saja rahasianya?

Pertama, pastikan kamu menggunakan mentega atau margarin yang berkualitas. Ini akan membuat adonan nastar lebih gurih dan lembut. Selain itu, jangan lupa untuk mengocok mentega dan gula halus hingga mengembang dan pucat. Proses ini penting agar adonan tidak keras saat dipanggang.

Selanjutnya, tambahkan telur sedikit demi sedikit sambil terus mengocok adonan. Ini akan membuat tekstur nastar lebih halus dan lembut. Jangan lupa juga untuk mengayak tepung terigu sebelum dimasukkan ke dalam adonan. Hal ini dilakukan agar adonan tidak menggumpal.

Terakhir, pastikan kamu tidak over-mixing saat mengaduk adonan. Cukup aduk hingga semua bahan tercampur rata saja. Jika terlalu lama, adonan bisa menjadi keras saat dipanggang nanti.

Rahasia Isi Nastar yang Lumer di Mulut

Selain adonan kulit, isian nastar juga berperan penting dalam menentukan rasa. Isian yang pas akan membuat nastar semakin lezat dan menggugah selera. Lalu, apa saja rahasianya?

Pertama, pilihlah nanas yang matang dan manis. Ini akan membuat isian nastar terasa lebih segar dan tidak terlalu asam. Selain itu, pastikan untuk memasaknya hingga benar-benar lembut. Jangan lupa juga untuk menambahkan sedikit gula pasir agar rasanya pas.

Selanjutnya, jangan terlalu banyak mengisi nastar. Cukup 1-2 sendok teh saja untuk setiap bulatan adonan. Ini bertujuan agar nastar tidak pecah saat dipanggang. Kamu juga bisa menambahkan sedikit mentega ke dalam isian agar terasa lebih lumer di mulut.

Baca Juga :  Membuat Kue Biji Ketapang Istimewa untuk Lebaran

Terakhir, pastikan untuk menggunakan isian dengan suhu ruang saat mengisi nastar. Jangan menggunakan isian yang masih panas, karena bisa membuat adonan kulit menjadi lembek. Sebaliknya, isian yang terlalu dingin juga bisa membuat adonan kulit retak.

Rahasia Teknik Pembentukan Nastar yang Mulus

Selain adonan dan isian, teknik pembentukan nastar juga berperan penting dalam hasil akhir. Bentuk nastar yang rapi dan mulus akan membuat tampilan kue semakin cantik dan menarik. Nah, apa saja tipsnya?

Pertama, pastikan adonan sudah benar-benar dingin sebelum dibentuk. Ini akan memudahkan kamu saat membentuk bulatan nastar. Jika adonan masih hangat, bisa-bisa nastar jadi tidak rapi.

Selanjutnya, gunakan sendok untuk mengambil adonan dan membentuknya menjadi bulatan. Usahakan ukuran setiap bulatan sama agar nastar matang merata. Kamu juga bisa menekannya sedikit di bagian tengah agar bentuknya lebih rapi.

Terakhir, jangan lupa untuk melapisi permukaan nastar dengan kuning telur sebelum dipanggang. Ini akan membuat permukaan nastar terlihat mengkilap dan cantik. Kamu juga bisa menambahkan topping seperti kacang almond atau keju parut di atasnya.

Rahasia Pemanggangan Nastar yang Sempurna

Setelah adonan dan isian siap, saatnya untuk memanggang nastar. Proses pemanggangan yang tepat juga akan menentukan tekstur akhir kue. Nah, apa saja rahasianya?

Pertama, pastikan oven sudah benar-benar panas sebelum memasukkan nastar. Suhu yang tepat adalah 180°C. Ini akan membuat nastar matang merata dan tidak gosong.

Selanjutnya, atur posisi rak oven di bagian tengah. Ini akan memastikan nastar matang dengan sempurna dari atas hingga bawah. Kamu juga bisa memutar loyang saat memanggang agar warnanya merata.

Terakhir, jangan buka-tutup oven terlalu sering saat memanggang. Cukup buka saat akan mengecek kematangan saja. Ini bertujuan agar suhu oven tetap stabil dan nastar tidak kempes.

Rahasia Penyimpanan Nastar yang Tahan Lama

Setelah nastar matang dan dingin, saatnya untuk menyimpannya agar awet dan tahan lama. Nah, apa saja rahasianya?

Baca Juga :  Resep Ayam Panggang Lada Hitam, Menu Makan Siang Menggugah Selera Makan

Pertama, pastikan nastar sudah benar-benar dingin sebelum disimpan. Jika masih hangat, uap air bisa membuat nastar menjadi lembek dan mudah berjamur.

Selanjutnya, simpan nastar dalam toples atau wadah kedap udara. Ini akan mencegah nastar menjadi kering dan keras. Kamu juga bisa menambahkan kertas roti di antara tumpukan nastar agar tidak saling menempel.

Terakhir, simpan nastar di tempat yang sejuk dan kering. Hindari menyimpannya di kulkas atau tempat lembab, karena bisa membuat nastar cepat berjamur. Nastar yang disimpan dengan benar bisa bertahan hingga 1-2 minggu.

Cara Variasi Rasa Nastar yang Bikin Ketagihan

Nastar memang identik dengan rasa klasik nanas, tapi kamu juga bisa mengkreasikannya dengan berbagai varian rasa lain. Ini akan membuat nastar semakin spesial dan menggugah selera. Apa saja variasi rasanya?

Pertama, kamu bisa membuat nastar dengan isian selai stroberi atau blueberry. Rasa manis-asam buah ini akan memberikan sensasi baru yang segar dan lezat. Kamu juga bisa menambahkan sedikit perisa vanila atau lemon agar lebih wangi.

Selanjutnya, kamu bisa mencoba nastar dengan isian cokelat. Rasa manis cokelat yang lembut akan membuat nastar semakin menggoda. Kamu bisa menggunakan cokelat batang atau cokelat spread sebagai isian.

Terakhir, kamu juga bisa membuat nastar dengan isian kacang hijau atau kacang merah. Rasa gurih dan creamy kacang-kacangan ini akan memberikan sensasi berbeda yang tak kalah lezat. Jangan lupa untuk menghaluskan kacang hingga lembut sebelum digunakan sebagai isian.

Kesimpulan

Nah, itulah rahasia membuat nastar 1 kg ala rumahan yang bikin selera terpuaskan. Mulai dari adonan yang lembut dan renyah, isian yang lumer di mulut, hingga teknik pembentukan dan pemanggangan yang sempurna. Dengan tips-tips di atas, kamu bisa membuat nastar sendiri di rumah dengan hasil yang memuaskan.

Tidak hanya lezat, membuat nastar sendiri juga lebih hemat dan kamu bisa menyesuaikan rasa sesuai selera. Selain itu, nastar buatan sendiri juga bisa bertahan lama jika disimpan dengan benar. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, coba buat nastar 1 kg ala rumahan ini di dapur kamu!

Baca Juga :  Resep Kanji Rumbi Khas Aceh Alias Bubur Rempah yang Bergizi dan Kaya Rasa

FAQ

1. Apakah nastar bisa disimpan dalam kulkas? Sebaiknya tidak. Menyimpan nastar dalam kulkas dapat membuat teksturnya menjadi lembek dan mudah berjamur. Nastar sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk, kering, dan kedap udara, seperti dalam toples tertutup.

2. Berapa lama nastar bisa bertahan? Nastar yang disimpan dengan benar bisa bertahan hingga 1-2 minggu. Pastikan nastar sudah benar-benar dingin sebelum disimpan dalam toples tertutup rapat.

3. Apakah isian nastar harus menggunakan nanas? Tidak harus. Selain nanas, kamu juga bisa menggunakan isian lain seperti selai stroberi, blueberry, cokelat, kacang hijau, atau kacang merah. Kreativitas kamu lah yang akan menentukan rasa nastar.

4. Bagaimana cara mengetahui nastar sudah matang? Nastar yang sudah matang akan terlihat berwarna keemasan dan permukaan terasa kering saat disentuh. Jika masih terlihat pucat atau permukaan masih terasa lembab, berarti nastar belum matang sempurna.

Ingin Menjadi Penulis di Topwisata, bisa banget dong!! , daftarkan dirimu dan raih penghasilannya
Penulis Lepas Kontributor Topwisata.info

Tinggalkan Balasan