Selasa, 17 Maret 2020

Gejala Corona dan Antisipasinya serta dampak bagi pariwisata

Gejala Corona dan Antisipasinya Agar Terhindar







Indonesia tak lepas dari penyakit yang membahayakan nyawa banyak orang. Indonesia kini tergabung dengan deretan beberapa negara yang terjangkit Virus Corona atau Covid-19. 

Kenali gejala Virus Corona agar tidak membahayakan nyawa banyak orang. Seperti dikutip dari John Hopkins Medicine dan Aljazeera tentang gejala Virus Corona :

Flu

Gejala awal terlihat sangat remeh bagi masyarakat. Hanya sekedar flu. Seseorang yang terinfeksi Virus Corona akan menunjukkan gejala awal seperti demam, batuk, nyeri pada bagian tubuh, mudah lelah hingga muntah dan diare. Meski terlihat sangat remeh alangkah lebih baiknya diperiksakan lebih lanjut guna mengurangi rasa khawatir dan segeralah menggunakan masker supaya tidak menularkan orang yang anda cintai.

Pneumonia

Dalam kasus infeksi Virus Corona, seseorang akan mengalami gejala yang hampir sama dengan penyakit Pneumonia atau lebih dikenal dengan istilah paru-paru basah di Indonesia. Seseorang yang mengalami Seseorang yang mengalami Pneumonia memeliki gejala berupa batuk bertahak, demam sampai menggigil hingga kesulitan untuk bernafas.

Gejala mulai terlihat sejak 2 minggu pertama

Dikutip dari Aljazeera, gejala Virus Corona muncul dari hari pertama hingga 2 minggu kedepan. Namun, kebanyakan beberapa orang yang terinfeksi Virus Corona akan menunjukkan gejala pada hari ke-5 atau ke-6.

Tanpa menunjukkan gejala

Meski yang terinfeksi Virus Corona kebanyakan menunjukkan gejala awal dulu, namun tak sedikit pula yang tidak menunjukkan gejala awal. Bahkan orang yang sehat bugar dan atletis bisa saja kena dampaknya. Seperti beberapa pemain sepak bola di luar negeri yang makan makanan yang sehat juga terkena dampaknya.

Bisa Sembuh

Meski virus ini sangat membahayakan umat manusia, tak sedikit pula yang terinfeksi Virus Corona telah sembuh dengan pengawasan yang sangat ketat oleh tim dokter. Seperti di Wuhan, China dimana penyakit ini mulai diketahui pada bulan Desember 2019 yang tercatat memiliki pasien positif Virus Corona terbanyak ada juga yang bisa sembuh. Tak hanya di Negara tersebut, di Italia, Korea Selatan juga terdapat pasien yang sembuh 100% setelah terinfeksi Virus membahayakan tersebut.

Kelompok orang yang rentan terinfeksi Covid-19
  1. Tak ada batasan usia yang bisa terserang Virus Corona. Namun terdapat beberapa golongan yang memang lebih rentan daripada yang lain.
  2. Orang lanjut uia, terutama yang memiliki riwayat penyakit kronis
  3. Wanita Hamil
  4. Orang dengan disfungsi hati dan ginjal
  5. Untuk kategori anak-anak kemungkinan terkena infeksi virus ini sangat kecil. Meski memiliki kemungkinan sangat kecil, rawatlah buah hati anda agar sehat selalu.
  6. Beberapa tips untuk menghindari Virus Corona


Hingga saat ini belum ditemukannya obat yang mujarab untuk menyembuhkan pasien yang terkena infeksi Virus Corona. Karena itu penting bagi kita untuk melakukan beberapa upaya pencegahan agar terhindar dari Virus Corona. 

Apa saja sih yang bisa kita lakukan guna menghindar dari Virus mematikan ini?


Mencuci tangan dengan benar dan sebersih mungkin
Mencuci tangan dengan benar adalah cara yang paling sepele namun sangat efektif untuk pencegahan virus Corona. Mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun. Pastikan seluruh bagian tangan sudah tercuci hingga bersih, termasuk punggung tangan, sela-sela jari dan kuku.

Jika anda sedang berada di daerah minim air, alangkah baiknya sedia hand sanitizer untuk membersihkan tangan sebelum melakukan aktifitas sehari-hari, terutama sebelum makan. Apalagi jika anda sedang di tempat umum seperti di lif, tangga dan sebagainya.

Menggunakan pelindung masker

Terdapat dua jenis masker yang dirasa ampuh untuk mengantisipasi masuknya virus ini ke dalam tubuh kita, yaitu masker bedah dan masker N95. Masker bedah merupakan masker sekali pakai dengan bentuk persegi yang digunakan sekali pakai. Masker ini sangat mudah ditemukan di apotek terdekat atau minimarket, memiliki harga yang relatif murah dan nyaman dipakai untuk sehari-hari.

Sedangkan untuk masker N95 merupakan jenis masker yang memang di design khusus untuk menyaring partikel jahat di udara. Jenis masker ini sangat direkomendasikan oleh para dokter untuk mencegah infeksi dari Virus Corona. Yang menjadi kendala adalah harga masker ini relatif mahal dan kurang nyaman jika dipakai sehari-hari.

Menjaga daya tahan tubuh

Memiliki daya tahan tubuh yang kuat dipastikan anda akan sehat. Tirulah gaya hidup sehat ala mega bintang Juventus, Cristiano Ronaldo. Dia rutin olah raga, makan makanan menyehatkan seperti sayuran dan buah-buahan, dan makanan berprotein tinggi. Selain itu jangan merokok, tidur yang cukup dan jangan minum minuman beralkohol agar daya tahan tubuh anda meningkat dan terhindar dari penularan Virus Corona.

Tidak bepergian

Meski wabah penyakit ini dari Wuhan, namun penyakit ini sudah keliling eropa bahkan keliling dunia. Virus Corona sudah singgah di negara-negara populer, seperti Jepang, Amerika Serikat, Asia bahkan Eropa. Untuk anda yang suka piknik ke luar negeri, lebih baik tahan dulu untuk bepergian hingga wabah ini benar-benar hilang dari muka bumi.

Menghindari kerumunan orang

Hindari berkumpul dengan banyak orang, apalagi berada di kerumunan banyak orang seperti di taman bermain. Stop dulu untuk sementara waktu. Lakukan aktifitas harian anda dirumah saja. Jika anda hendak pergi, gunakan alat pelindung diri dengan lengkap. Sesampainya dirumah cuci tangan atau lebih baik mandi.

Dampak Virus Corona terhadap industri pariwisata

Industri pariwisata kini sedang dalam kondisi kritis akibat merebahnya wabah penyakit Virus Corona. Hampir semua sektor pariwisata sangat lesu dan kurang gairah. 

Pemerintah setempat melakukan disinfektan di semua sektor tempat wisata, tak terkecuali dari yang sepi pengunjung hingga ramai pengunjung. Wisatawan kini mulai resah akan semakin berbahayanya akan penularan Virus Corona. 

Terutama calon wisatawan mancanegara, mereka takut terinfeksi Covid-19. Tidak sedikit yang memutuskan untuk mengisolasi diri sendiri dirumah hingga wabah ini menghilang.

Cuan pariwisata popular terjun bebas hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Namun masih ada wisatawan lokal yang memang ingin bepergian. Kekuatan pariwisata kini seakan tak punya wibawa. Namun terlepas dari itu semua, Pemerintah terus berupaya supaya sektor pariwisata hanya sementara waktu mengalami kesunyian. 

Disamping itu, Pemerintah mengutamakan aspek kesehatan, keselamatan dan upaya perlindungan segenap masyarakat Indonesia supaya terhindar dari infeksi Virus Corona.



TOPWISATA.INFO - REFERENSI TEMPAT WISATA TERPERCAYA
Disqus Comments