Skip to main content

Lodeh Tuna Pete Pedas, Kudapan Makan Malam Eco Rasane

Risca Monita

Lodeh Tuna Pete Pedas



Lodeh, siapa sih yang tak mengenal makanan khas dari daerah Jawa ini. Berbagai macam resep modifikasi dari lodeh hampir semua rasanya diterima oleh lidah masyarakat, tak hanya dari daerah Jawa saja namun masyarakat dari daerah lain pun juga mengagumi cita rasa dari makanan ini. 

Kuliner lodeh ini menggunakan santan sebagai bahan dasar kuahnya, sehingga dominasi rasa yang muncul ketika memakannya adalah rasa gurih, manis, pedas yang sungguhlah memanjakan lidah. 

Sayur lodeh juga menjadi salah satu makanan favorite Bapak Presiden Republik Indonesia yang pertama yaitu Soekarno. 

Berdasarkan cerita yang tertulis dalam buku Biografi Hartini Soekarno yang berjudul Srihana-Srihani, sayur lodehlah yang mempertemukan Bapak Soekarno dengan Ibu Hartini untuk pertama kalinya. Heemmm mungkin inilah yang dinamakan cinta jatuh ke mata lalu turun menuju ke lambung. 
Tak hanya paras dari Ibu Hartini yang menawan namun racikan bumbu lodeh yang dibuatnya pun mampu menghadirkan cinta diantara keduanya. 

Siapa niih bunda yang pengen suaminya jatuh cinta lagi dan lagi ke bunda karena masakan bunda yang mampu meluluhkan hati dan lambung para suami. Hihihihi yuk ah mari kita siapkan bahan-bahannya. Kita akan membuat sayur lodeh yang penuh cinta yang pastinya juga kaya akan gizi.

Bahan-bahan:

  1. 1/2 kg ikan tuna asap, goreng setengah matang (boleh digantikan dengan jenis ikan asap yang lainnya)
  2. 500 ml santan kental, boleh menggunakan santa kental instan maupun susu full cream
  3. 1000 ml air matang
  4. 4 buah terong iris ukuran sedang
  5. 3 buah tahu, potong dadu ukuran kecil 2 x 2 cm, rendam terlebih dahulu untuk menghilangkan rasa kecut/asam lalu goreng setengah matang supaya tidak cepat hancur
  6. 2 papan pete, bersihkan dari kulit luarnya 
  7. 100 gram cabe rawit utuh
  8. 1 buah tomat ukuran besar
  9. 2 batang serai, geprek
  10. 3 lembar daun jeruk
  11. 2 lembar daun salam
  12. 1 ruas besar lengkuas, geprek
  13. Sedikit minyak untuk menumis
  14. Gula, garam dan penyedap rasa secukupnya

Bumbu halus :

  1. 12 buah bawang merah
  2. 8 siung bawang putih
  3. 150 gram cabe rawit (untuk takaran cabe optional disesuaikan selera)
  4. 1 ruas sedang kunyit, bakar terlebih dahulu
  5. 1 ruas sedang jahe, potong kecil-kecil

Cara pembuatannya :

  1. Haluskan bumbu halus menggunakan blender atau dengan juga diolah cara tradisional yakni dengan diulek.
  2. Masukkan sedikit minyak ke dalam wajan untuk menumis bumbu. Tumis bumbu hingga aroma harum, lalu masukkan daun salam, sereh, daun jeruk lalu aduk kembali hingga rata dan jangan sampai gosong.
  3. Masukkan air matang ke dalam panci, lalu biarkan hingga mendidih.
  4. Tambahkan gula, garam dan penyedap rasa, jangan lupa koreksi rasa. Masukkan tuna asap yang telah digoreng setengah matang , tahu goreng, cabe rawit kecil utuhan, irisan tomat dan pete.
  5. Masukkan santan kental instan atau susu full cream, aduk-aduk hingga keseluruhan tercampur rata dan santan benar-benar mendidih. Koreksi rasa untuk yang terakhir.
  6. Masukkan terong, tunggu 5-10 menit kemudian matikan kompor.
  7. Susun tuna, tahu, terong, pete dan beberapa cabai rawit utuh ke dalam mangkuk saji dan siap untuk dihidangkan.
  
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar