Eksplorasi Keindahan Kepulauan Anambas, Surga Indonesia

Wisata Surga Di Pulau Anambas

Sebutan yang tepat sebagai bentuk rasa kagum kita terhadap pulau anambas, dimana wilayah kepulauan tersebut berada di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau. Banyaknya laguna yang memiliki warna biru terang dengan koral juga biota lautnya yang menyuguhkan pemandangan yang luar biasa, terbentang melalui pulau Tukong Malang Biru sampai di Pulau Tokong. 

Kecantikan lainnya tidak kalah memberikan pesona dimana terdapat berjajaran batuan putih di pulau tersebut, juga pasir putih yang mengagumkan dan membuat Kepulauan Anambas menjadi Kepulauan tropis yang memiliki pesona indah.
iklan
Pulau tersebut memiliki total di pulau Anambas sekitar 255 buah, rata-rata 26 pulau yang ditinggali oleh para penduduk dari banyak suku seperti Melayu, Padang, cina, Jawa yang menempati daerah perpindahan. Ditambah 229 pulau lainnya namun tidak ditinggali. Pulau Anambas tentu adalah tempat yang bagus untuk Wisata Indonesia.

Pulau Anambas Memiliki Pesona Surga Di Asia Pasific

Pertama Kota Tarempa

Ketika kapal akan bersandar pada Pelabuhan Tarempa, anda akan melihat pemandangan indah berbentuk warna warni di pemukiman penduduk yang saling berhimpitan melalui arah pantai sampai menuju arah bukit. Gambaran ini sekilas berasa di Riviera Perancis pada pesisir laut Mediterania. 

Sedikit berlebihan, namun inilah kesan yang terlihat untuk pertama kali anda melihatnya saat memandang Kota Tarempa melalui kejauhan. Ada juga bangunan Vihara yang memiliki warna merah terang, juga menara Masjid yang besar mewah pada pemukiman penduduk. Kota kecil ini menggambarkan rasa toleransi, damai, juga menyejukkan.
iklan
Jam memperlihatkan pukul 16.35 WIB ketika kapal Ferry yang akan naik melalui Tanjung Pinang berada di Pelabuhan Tarempa. Jumlah kapal kayu serta speedboat berjejer rapi di sebuah pelabuhan, dimana kawasannya dekat pertokoan yang temboknya dibuat menggunakan bahan kayu. Toko yang letaknya berada di dermaga ini berdiri diatas permukaan air laut, jelasnya berada di pinggir laut teluk kota Tarempa.

Kota Tarempa relatif kecil untuk sebuah jalanan, walaupun dapat dijadikan jalur mobil namun di Tarempa mobil yang lewat sangat jarang. Motor merupakan kendaraan yang sering banyak dipakai. Bangunan tua yang memiliki corak China berderet di sepanjang jalan. Kawasan Kota Tarempa merupakan Chinatown sebab sama dengan kompleks Chinatown di Pinang, Malaysia.

Ketika anda menginap di hotel di Jln. Hang Tuah, Kota Tarempa. Alamat hotel ini berlokasi tidak jauh dengan pelabuhan, hanya dengan berjalan kaki 5 menit anda dapat sampai di hotel yang didirikan diatas ruko. Hotel tersebut ada kedai kopi tradisional di depannya dengan melihat laut yang indah di pelabuhan Tarempa.

Kedua Surga Asia Pasific

Berlibur di pulau Anambas, anda dapat memakai jalur laut ataupun udara. Saat ini sudah memiliki 2 bandara yakni Kabupaten termuda berada di Provinsi pulau Riau. 

Bandara yang memiliki Pulau Matak yang khusus bandaranya milik perusahaan Medco Energy, namun pesawat regular yang rutenya di buka jalur ke Tanjung Pinang-Palmatak hanya pada hari sabtu senin. Untuk tiket pesawat Tanjung Pinang, Palmatak harganya adalah Rp 1.250.000, hanya sekali jalan. Namun bandara lainnya yakni bandara yang baru dibuat oleh Pemerintah Pusat yang berada di Pulau Jemaja. 
iklan
Bandara Pulau Jemaja sudah ditempati pesawat kecil yang menerima jalur Tanjung Pinang, Jemaja satu minggu sekali. Biaya tiket pesawat kecil tersebut berkisar Rp 377.000 hanya sekali jalan. Karena batas penumpang hanya 12 orang, jadi jika tidak memesan tiket sebelumnya, anda akan sulit mendapat tiket pesawat menuju Tanjung Pinang arah Jemaja.

Jadi untuk sementara anda memakai jalur laut, karena hampir tiap hari ada kapal ferry menuju Tanjung Pinang, Batam menuju Anambas dengan jarak perjalanan 7-8 jam. Tiket untuk kapal ferry kelas VIP adalah Rp 520.000 hanya sekali jalan. Selain itu ada kapal dari PT. Pelni yakni KM Bukit Raya yang menerima rute laut Tanjung Pinang menuju Anambas pada waktu 15 hari sekali jarak perjalanan 16 jam.

Sumber referensi:jogloabang.com

Langganan Surel
Langganan