Rabu, 07 Oktober 2020

Keindahan Bawah Laut dan Suasana Pulau Rubiah

Pulau Rubiah, Keindahan Alam Bertabur Sejarah Islam







Pulau Rubiah merupakan satu diantara keindahan Aceh yang bisa kamu kunjungi. Pulau tak berpenghuni ini menyajikan panorama keindahan bawah laut. Tidak kalah dengan kawasan lainnya, seperti Derawan, Bunaken, dan Raja Ampat. Karena, indahnya banyak wisatawan memberikan julukan sebagai kerajaan bawah lautnya Indonesia.

Menurut sejarahnya, Rubiah adalah nama seorang perempuan, istri dari Teuku Ibrahim. Beliau merupakan istri yang taat. Suatu ketika, mereka berdua pun bertengkar hebat. Hingga akhirnya, Teuku Ibrahim tinggal di Iboih, sementara istrinya berada di seberangnya. Dari cerita tersebut, nama pulau ini akhirnya diberi nama Rubiah.

Aktivitas di Pulau Rubiah

Salah satu aktivitas yang tidak boleh dilewatkan adalah snorkeling dan diving. Melihat langsung pesona ikan dan terumbu karang. Tingkat visibility juga sangat baik, sehingga saat berkunjung ke bawah, jangan lupa membawa kamera. Abadikan setiap momen bertemu mahkluk laut.

Rasanya, enggan untuk pergi dan beranjak dari tempat ini. Bagi kamu yang tidak bisa berenang, jangan khawatir. Keindahan dunia bwah laut bisa disaksikan dari atas perahu hingga kedalaman 15 meter. Tidak perlu membawa peralatan dari rumah, cukup sewa saja disini, harganya mulai dari 50 ribu rupiah saja.

Kamu sudah dapat semua fasilitas snorkeling dan perahu yang akan mengantar ke berbagai spot diving dan snorkeling. Bila tambah pemandu, harus tambah uang mulai dari 100 ribu rupiah. Jika, ingin berkeliling pulau saja, bisa sewa perahu dengan harga 50 ribu rupiah. Setelah selesai menikamati laut, saatnya santai di atas pasir putih.

Pulau ini memiliki pesona pasir yang bersih, ombak tenang dan pepohonan menjulang tinggi sehingga, cukup rindang. Walaupun, tidak berpenghuni kondisinya sangat bersih. Jadi, kamu wajib menjaga dan melestarikannya. Dengan cara jangan membuang sampah sembarangan. Soal penginapan, kawasan ini sudah tersedia.

Pilih saja, tempat menginap sesuai dengan harga yang tertera. Saran dari kami, lebih baik booking terlebih dulu, agar tidak kehabisan. Fasilitas lain juga sudah tersedia, seperti kamar mandi, ruang ganti, pedagang kaki lima yang menyediakan berbagai minuman makanan. Jangan lupa bawa uang cash, karena disini belum tersedia ATM.

Cara Menuju ke Pulau Rubiah

Kawasan ini terletak di Kota Sabang atau lebih tepatnya berada di Pulau Weh. Menuju ke objek wisata ini, tujuan pertama kamu adalah Bandara Aceh, selanjutnya lanjutkan menggunakan kendaraan pribadi selama 40 menit ke Pelabuhan Ulee Lheue. Kemudian, naik kapal menuju Pelabuhan Baholan.

Menggunakan Kapal Ferry dengan tarif mulai dari 5 ribu rupiah. Jarak tempuhnya mencapai 30 menit sampai 70 menit. Tergantung situasi ombak saat itu. Lanjutkan kembali perjalanan menuju ke Pantai Iboih. Waktunya kurang lebih 20 menit, terakhir menyeberang menggunakan kapal.

Perlu diperhatikan, jadwal penyeberangan menuju ke pulau ini hanya dua kali dalam sehari. Lebih disarankan untuk menginap, agar lebih puas menikmati kawasan ini. Jika, ingin langsung pulang, kami sarankan naik jadwal pagi kemudian, pulang sorenya. Sepanjang perjalanan, pesona air luat biru dan perbukitan bisa kamu nikmati.

Sejarah Lain

Selain mempesona dengan panorama alamnya, Pulau ini juga menawan dengan unsur sejarahnya. Diantaranya, adalah adanya makam Siti Rubiah. Pada hari tertentu, banyak wisatawan berkunjung ke sini untuk berziarah. Terutama, beberapa hari menjelang bulan Ramadhan.

Mundur lagi ke belakang pada tahun 1920, saat itu Aceh masih daerah Kesultanan. Pemerintah Kolonial Belanda membangun gedung karantina untuk pemberangkatan haji pertama di Indonesia. Sampai saat ini, bangunan tersebut masih berdiri megah dan sedang tahap renovasi tanpa mengurangi unsur sejarahnya.

Aceh memang negeri yang indah. Tidak hanya karena unsur budaya islam yang kental, melainkan panorama alamnya juga sayang untuk dilewatkan. Walaupun, perjalanannya tidak mudah. Namun, pengalaman yang akan kamu dapat tidak akan terlupakan. Inilah surga tersebunyi di Aceh dari Pulau Rubiah.

Disqus Comments